Cara Menanam Jahe Merah Dengan Media Polybag

Cara Menanam Jahe Merah Dengan Media Polybag

Jahe merah merupakan salah satu jenis tanaman herbal yang memiliki banyak manfaat bagi kehehatan. Jika dilihat dari sisi bisnis atau usaha, budidaya jahe merah memang dinilai jauh lebih menguntungkan, sebab tanaman ini memiliki nilai jual yang tinggi. Budidayanya pun juga gampang sekali di lakukan sebab tanaman tersebut dapat tumbuh di daerah mana saja. Lahan yang digunakan biasanya berbentuk kebun. Kondisi area dan cuacanya tidak begitu berpengaruh pada pertumbuhan serta perkembangbiakannya.

Cara Menanam Jahe Merah

Cara Menanam Jahe Merah Dengan Media Polybag

Bagi Anda yang ingin menanam, sebaiknya harus mengetahui cara agar hasil panen lebih optimal dan banyak hasilnya.

Pemilihan Lokasi

Jahe merupakan tanaman yang tidak bisa tumbuh dengan sempurna apabila kita tanam pada daerah gersang, berbatu dan daerah berkandungan air yang banyak. Untuk lahan yang cocok yaitu lahan yang berada pada kawasan yang memiliki curah hujan antara 2.500 sampai dengan 4.000 mm per tahun. Kemudian untuk suhu udara terbaik yaitu 20 hingga 35 derajat celcius atau tidak panas. Akan tetapi juga tidak terlalu dingin. Untuk kondisi tanah juga bisa yang banyak mengandung pupuk atau humus.

Menyiapkan Bibit

Cara menanam jahe merah bisa diawali dengan pemilihan bibit. Pemilihan bibit termasuk hal yang harus anda lakukan dengan teliti. Bibit yang digunakan sebaiknya berusia dewasa, minimal berumur 10 bulan dan lebih baik lagi apabila usianya lebih dari itu.

Penyemaian

Penyemaian bisa anda lakukan dalam peti kayu. Selanjutnya di bagian dasar yang di beri abu gosok atau sekam padi. Kemudian letakkan bibit di atasnya, selanjutnya tambahkan abu gosok atau sekam kembali. Pekerjaan tersebut sebaiknya terus Anda lakukan sampai beberapa kali secara berlapis. Ketika dalam masa penyemaian, sebaiknya bibit jangan ditempatkan di tempat dengan paparan sinar matahari secara langsung. Letakkan pada posisi terlindung dan akan lebih baik lagi apabila di beri alas dan tutup dari jerami maupun alang-alang.

Metode tanam pada polybag

Sesudah bibit Anda keluarkan dari tempat persemaian, tanaman yang baru muncul tersebut memang bisa segera di masukan ke dalam media. Akan tetapi anda harus memperhatikan pada posisi tunas yang harus dalam keadaan berdiri dengan mata berada pada posisi atas. Sesudah itu, tutup dengan menggunakan tanah dengan ketebalan kurang lebih sekitar 3 atau 5 sentimeter. Lalu tutup lagi dengan memakai jerami kering dengan ketebalan yang serupa. Setiap 1 lubang penanaman, dapat anda pakai untuk memasukan 3 sampai dengan 5 tunas.

Perawatan, pemeliharaan dan pemupukan

Jika sudah menanamnya, anda harus merawat tanaman jahe ini dengan sebaik baiknya. Penyiraman rutin bisa anda lakukan ketika musim kemarau dan saat tanaman baru menginjak usia antara 0 hingga usia 3 bulan. Selain menyiramnya dengan rutin, gulma dan tanaman pengganggu sebaiknya dibasmi minimal setiap 2 bulan sekali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!